Kenapa Orang Tua Juga Harus Mempelajari Ilmu Agama?

0
1981

Orang tua juga harus belajar agama, jangan cuma anak saja. Karena anak butuh teladan juga dari orang tua. Dan itulah suksesnya pendidikan pada anak kita, setelah tentu saja taufik dari Allah lewat doa dari orang tua.

Yang jelas kita disuruh ta’allum. Ayah-bunda juga termasuk di dalamnya.

Ta’allum adalah mencari ilmu. Ilmu itu sendiri adalah mengenal petunjuk dengan dalil. Dan ilmu yang dimaksud di sini adalah ilmu syar’i.

 

Dan ingat kenapa ilmu syari yang dipelajari?

Karena Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ ، وَإِنَّ طَالِبَ العِلْمِ يَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ شَيْءٍ ، حَتَّى الحِيْتَانِ فِي البَحْرِ

Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim. Sesungguhnya penuntut ilmu akan dimintakan ampunan oleh segala sesuatu sampai pada ikan di lautan.” (HR. Ibnu Majah, Abu Ya’la dalam musnadnya, Ath-Thabrani dalam Al-Ausath. Syaikh Al-Albani menyebutkan dalam Shahih Al-Jami’, no. 3914 bahwa hadits ini shahih)

 

Apa manfaatnya mempelajari ilmu syari?

Salah satu manfaatnya adalah ayah-bunda pasti akan jadi orang tua yang baik.

Pertama, orang yang berilmu pasti paling takut pada Allah.

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” (QS. Fathir: 28).

Kedua, syarat menjadi pribadi dan orang tua yang baik adalah harus paham ilmu agama.

Dari Mu’awiyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037). 

Ketiga, ilmu itu manfaat untuk ayah-bunda, manfaat pula untuk anak, bahkan sampai meninggal dunia. Coba ingat hadits berikut ini:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim, no. 1631)

 

Terus ilmu apa saja yang mesti dipelajari?

Tentu saja ilmu yang kita butuhkan sehari-hari terlebih dahulu. Kalau tidak dipelajari berarti kita meninggalkan yang wajib atau terjatuh dalam dosa. Ada kaedah, para ulama katakan:

لاَ يَتِمُّ الوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِبٌ عَلَيْهِ العِلْمُ بِهِ

“Sesuatu yang tidak sempurna yang wajib kecuali dengan mempelajarinya, maka wajib untuk belajar tentangnya.”

Imam Ahmad rahimahullah berkata, “Wajib bagi kita menuntut ilmu supaya bisa menjalankan agama dengan baik.” Beliau lantas ditanya, “Semisal ilmu apa yang wajib dipelajari?” Jawab beliau, “Ilmu yang wajib dipelajari adalah ilmu yang tidak boleh kita bodoh di dalamnya, yaitu ilmu tentang shalat, puasa, dan semacamnya.” (Al-Furu’ karya Ibnu Muflih, 1:525).

Berarti yang penting ayah bunda pelajari adalah:

  1. Rukun iman
  2. Rukun Islam
  3. Mengenal Allah, Rasul, dan Islam
  4. Cara shalat, cara puasa, cara bayar zakat
  5. Ilmu yang dibutuhkan sesuai profesi kita
  6. Ilmu parenting untuk mendidik anak

Yang jelas, tidak ada kata terlambat bagi orang tua untuk terus belajar. SEMANGAT, YA, AYAH BUNDA.

 

Ruqoyyah.Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here