Mau Tahu Hikmah Adanya Galaksi dan Pelangi?

0
1412

Berikut ini cerita tentang galaksi dan pelangi.

Diriwayatkan dari sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya kaisar Heraklius menulis surat untuk sahabat Mu’awiyah sembari berkata, “Seandainya Nubuwwah masih tersisa pada tengah-tengah kaum muslimin, maka mereka akan memberikan jawaban kepadaku apa saja yang aku tanyakan.” Sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma menuturkan, “Heraklius kemudian menulis surat yang menanyakan perihal galaksi, pelangi, dan bagian bumi yang tidak terkena sinar matahari kecuali hanya satu jam.”

Ketika surat itu sampai pada sahabat Mu’awiyah, beliau berkata, “Sesungguhnya perkara ini adalah perkara yang aku hindari darinya hingga hari ini. Siapakah yang dapat menjawabnya?” Ada yang menyebutkan, “Ibnu ‘Abbas.”

Sahabat Mu’awiyah lantas mengirimkan surat tersebut pada sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang kemudian membalasnya dengan menuliskan, “Pelangi adalah tanda keamanan penghuni bumi dari penenggelaman, dan galaksi adalah pintu langit di mana langit akan terbelah dari situ. Adapun bagian bumi yang tidak terkena sinar matahari kecuali hanya satu jam saja adalah laut yang terbelah membebaskan Bani Israil dari kejaran Fir’aun.”

Diriwayatkan dari sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma secara marfu’ (dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),

إِذَا سَمِعْتُمُ الرَّعْدَ فَاذْكُرُوْا اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يُصِيْبُ ذَاكِرًا

“Apabila kalian mendengar suara petir, berdzikirlah kepada Allah, karena sungguh petir tidak akan mengenai orang yang berdzikir.” (HR. Malik)

 

Doa ketika mendengar petir

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

“SUBHANALLADZI YUSABBIHUR RO’DU BI HAMDIHI WAL MALA-IKATU MIN KHIIFATIH” (artinya: Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya). (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 723.  Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).

 

Kisah yang dibawakan Ibnu ‘Abbas dari berita Bani Israil

Sikap kita terhadap berita semacam ini adalah sebagaimana disampaikan dalam hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

حَدِّثُوا عَنِّى وَلاَ تَكْذِبُوا عَلَىَّ وَمَن كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّداً فَقَدْ تَبَوَّأَ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ وَحَدِّثُوا عَنْ بَنِى إِسْرَائِيلَ وَلاَ حَرَجَ

Sampaikan dariku, namun janganlah berdusta atas namaku. Siapa yang berdusta atas namaku, hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka. Sampaikanlah dari Bani Israil, itu tidaklah mengapa.” (HR. Ahmad, 3:46. Syuaib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih sesuai syarat Syaikhain).

 

Baca Juga: Bintang Diciptakan untuk Tiga Tujuan Ini

Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Ruqoyyah.Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here